Skip to main content

Singapore by night : China town

Selamat malam dari China Town. Malam ini aku akan share makanan yang wajib (ku)makan di china town. Ada 2 nih, yang pertama carrot cake dan yang kedua adalah pancake durian. Carrot cake (sekitar $4.5) ini ada 2 macam yang black sama white, trust me better you choose the black one karena yang white hambar. Yang kedua adalah pancake durian. Pancake duriannya ini harganya agak lumayan yah $2 tapi untuk ukuran penyuka makan seperti saya yah.. murah aja sih hehehe. Soalnya duriannya banyak banget dan pake durian asli. Kulitnya panas diluar, tapi krim buah duriannya dingin jadi pas banget. Kalo keluar dari MRT ada bermacam-macam exit. Nah kalo mau ke pancake berarti keluar lewat exit D terus aja nyari jalan keluar menuju ke jembatan penyebrangan menuju chinatown market. Nah di bawahnya eskalator jembatan penyebrangan, ada tuh kedai pancake duriannya. Setelah itu nyebrang aja ke jembatan penyebrangan dan nyampe deh di china town pasarnya kalau kalian ingin beli pernak pernik. Lalu dimanakah tempat makanan yang asik , murah, dan oke di china town?
Lurus aja sampai nemu bar pojokan yang jual seafood (terutama kepiting) dan beer. Biasanya penuh sama orang-orang bule. Itu belok kanan. Lurus aja sampai ketemu perempatan masih lurus. Kemudian ketemu perempatan lagi belok kiri. Nyampe deh di food centernya. Jika cermat, kalian bisa menemukan carrot cake yang aku rekomendasikan itu hehehe. Jangan takut untuk mencoba makanan disini yah, just ask them do they sell hallal food or not.

Food center di China Town
China Town by night
black carrot cake
Pancake durian in making

Comments

Popular posts from this blog

Fathers and Daughters (2015) sinopsis

Aku baru menonton film Fathers and Daughters yang katanya bagus. Wew, personally, it's like my own story. Film ini bercerita tentang seorang ayah yang merupakan penulis yang harus merawat dan membesarkan putrinya seorang diri setelah istrinya meninggal akibat kecelakaan. Sang ayah pun yang keuangannya tidak stabil harus berjuang menulis novel agar bisa memenuhi kebutuhan hidup. Padahal, sang ayah juga keadaannya tidak sehat secara mental. Terlihat bagaimana perjuangan sang ayah untuk membesarkan putrinya mati-matian dan juga adanya konflik dari keluarga adek ipar sang ayah yang ingin mengadopsi putrinya. Sang ayah pun meninggal setelah menyelesaikan novel Fathers and Daughters yang akhirnya mendapat penghargaan tertinggi untuk karya sastra. Plot cerita di film ini maju dan mundur, karena diceritakan juga kehidupan sang anak yang bernama Katie saat dewasa. Ia adalah seorang psikolog yang di hidupnya ia merasa ada yang salah atau kosong. Sampai ia pun akhirnya bertemu dengan seora...

Survival tips: Jadwal bus Malang-Blitar pagi

Internship di Wlingi Kabupaten Blitar, indah untuk dikenang tapi tidak untuk diulang hehehe. Bagi yang berasal dari Kota Malang, internship di Wlingi sebenarnya cukup menyenangkan. Hanya berjarak 1,5 jam kalau naik kendaraan pribadi dan 2 jam jika menggunakan bus. Aku mau berbagi sedikit survival tips jika ingin ke Wlingi pada pagi hari menggunakan bus dari Malang jurusan ke Blitar/Trenggalek, bisa berangkat dari Terminal Arjosari menggunakan bis besar atau naik bus Bagong dari Kacuk. Sebenarnya aku lebih nyaman menggunakan bus Bagong dari Kacuk karena lebih nyaman aja menggunakan bus kecil dan rasanya juga lebih aman. Biasanya yang naik bus Bagong adalah orang-orang bekerja yang tiap hari naik bus yang sama. Kalau di Terminal Arjosari sih sepengalamanku, bis-nya agak nggak pasti. Kalau bis Bagong jam-nya lebih pasti. Tergantung tempat kalian tinggal juga sih lebih dekat kemana. Rata-rata dikenakan tarif 15 ribu rupiah aja kok. Jika berangkat dari Terminal Arjosari , usahakan pukul ...

A happy costumer of Passpod.id

Berpergian kemanapun, rasanya internet sudah menjadi kebutuhan pokok. Smart phone nggak nyambung sama internet rasanya super mati gaya. Kejadian ini pernah saya alami waktu saya ke Turki, dengan polosnya ga beli simcard atau pinjem modem dari Indonesia. Asli, mati gaya, mana wifi di hotel-hotel yang saya inapi juga seringnya ga bisa diharapkan, lemot. Susah cari free wifi disana. Kepolosan ini tidak akan saya ulang di trip saya ke Vietnam selama lebaran kemarin. Sayangnya, saya polos banget baru pesen modem seminggu sebelum keberangkatan, yang mana pasti semua orang juga bakal pergi liburan. Saya pernah pinjam modem di Wi*f**, dengan gembar-gembor dan iklannya dimana-mana nggak sebanding ama pelayanannya yang super jelek. Kebetulan saya tinggal di Malang, yang mana bakal susah kalo perusaan Wi*f** itu ngotot kalo pengirimannya H-1 sebelum keberangkatan. Hasilnya apa, H-1 jam 3 sore saya baru ditelepon CS nya apa ekspedisi ke Malang yang bisa semalem nyampe. Are they crazy or what? Csn...