Skip to main content

Makanan-makanan lucu di Jepang

Di Jepang kemarin saya sempat mencoba makanan-makanan lucu yang sayang untuk dilewatkan. Selama perjalanan kemarin saya nggak pernah beli jajan terus rasanya nggak enak. Semua enak! Kalo dipikir-pikir memang pricey sih, but it's worth.

Ichigo Daifuku (Strawberry Mochi)
Ini adalah mochi lembut yang biasanya berukuran besar dengan filling red bean paste(anko) yang sangat enak, lalu ditambah dengan buah strawberry segar yang manis. Aslinya saya nggak terlalu suka red bean atau strawberry karena biasanya kan strawberry sangat asam. Tapi ini tidak! Sangat enaaak!





Takoyaki
Nah kalo makanan ini banyak di Indonesia. Eits, tapi takoyaki Jepang beda banget rasanya. Dihidangkan saat baru dimasak, dengan potongan gurita yang sebesar satu ruas ibu jari (nggak pelit kayak di Indonesia hihihi), adonan yang sangat lembut, dan saus yang sangat enak, menjadikan takoyaki ini layak untuk kamu coba. Saat diangkat, saking lembutnya, takoyaki ini bisa mlorot hehehhe. Jadi memang harus dimakan setelah diangkat. Dan dia akan melting di mulut. Duh, jadi pengen lagi. Rata-rata takoyaki ini dijual 650 yen isi 7-8 biji.


 Una-don (Freshwater eel/ unagi on rice bowl)
Di Yoshinoya Jepang ada menu Unagi dan kemarin saya sempat mencobanya. Memang harganya bisa dibilang cukup mahal dan "sedikit", namun sangat-sangat direkomendasikan untuk dicoba ketika di Jepang. Harga mentah eel di Jepang sendiri cukup mahal. Rasa unagi sangat empuk, sausnya juga pas, tidak amis sama sekali, dan tidak seperti rasa ikan. Apalagi saat dimakan dengan nasi putih panas. Duh!


Beef Bowl Yoshinoya
Nah kalo yoshinoya, siapa sih yang nggak suka? Yang satu ini juga perlu dicobadi Jepang, buat perbandingan, gimana rasa asli beef bowl yoshinoya. Menurut saya, beef bowl Yoshinoya di Jepang malah agak hambar dan nggak "penuh rasa" kayak di Indonesia. Tapi nasi putihnya ini lho yang bikin susah move on.


Salmon Sushi
   
Nah yang ini juga wajib dicoba karena menurut saya juga beda dengan yang ada di Indonesia. Salmon sushi bisa kamu temui di kedai sushi manapun. Salmonnya sangat segar dan besar ditambah dengan wasabi yang menurut saya rasanya juga beda dengan yang ada di Indonesia. Wasabi disana rasanya tidak terlalu strong, nggak seperti disini yang rasanya bikin sakit sampe di hidung. Saya makan berkali-kali salmon sushi ini saking enaknya. Pstt.. harganya juga terbilang nggak mahal lho. Untuk sepiring sushi salmon harganya sekitar 200an yen saja. Kalau sushi yang lain harganya sekitar 150-200 yen.


Tobiko
Sekian postingan tentang makanan-makanan lucu yang harus dicoba di Jepang. Dan saya nggak nyobain ramen Ichiran yang terkenal itu karena males ngantri huhhuhu. Sekalinya beli ramen, tapi biasa banget. Semoga suatu hari diberi kesempatan lagi buat nyoba makanan-makanan enak dan ramen-ramen enak di Jepang. Amiiiinnn

Comments

Popular posts from this blog

Fathers and Daughters (2015) sinopsis

Aku baru menonton film Fathers and Daughters yang katanya bagus. Wew, personally, it's like my own story. Film ini bercerita tentang seorang ayah yang merupakan penulis yang harus merawat dan membesarkan putrinya seorang diri setelah istrinya meninggal akibat kecelakaan. Sang ayah pun yang keuangannya tidak stabil harus berjuang menulis novel agar bisa memenuhi kebutuhan hidup. Padahal, sang ayah juga keadaannya tidak sehat secara mental. Terlihat bagaimana perjuangan sang ayah untuk membesarkan putrinya mati-matian dan juga adanya konflik dari keluarga adek ipar sang ayah yang ingin mengadopsi putrinya. Sang ayah pun meninggal setelah menyelesaikan novel Fathers and Daughters yang akhirnya mendapat penghargaan tertinggi untuk karya sastra. Plot cerita di film ini maju dan mundur, karena diceritakan juga kehidupan sang anak yang bernama Katie saat dewasa. Ia adalah seorang psikolog yang di hidupnya ia merasa ada yang salah atau kosong. Sampai ia pun akhirnya bertemu dengan seora...

Survival tips: Jadwal bus Malang-Blitar pagi

Internship di Wlingi Kabupaten Blitar, indah untuk dikenang tapi tidak untuk diulang hehehe. Bagi yang berasal dari Kota Malang, internship di Wlingi sebenarnya cukup menyenangkan. Hanya berjarak 1,5 jam kalau naik kendaraan pribadi dan 2 jam jika menggunakan bus. Aku mau berbagi sedikit survival tips jika ingin ke Wlingi pada pagi hari menggunakan bus dari Malang jurusan ke Blitar/Trenggalek, bisa berangkat dari Terminal Arjosari menggunakan bis besar atau naik bus Bagong dari Kacuk. Sebenarnya aku lebih nyaman menggunakan bus Bagong dari Kacuk karena lebih nyaman aja menggunakan bus kecil dan rasanya juga lebih aman. Biasanya yang naik bus Bagong adalah orang-orang bekerja yang tiap hari naik bus yang sama. Kalau di Terminal Arjosari sih sepengalamanku, bis-nya agak nggak pasti. Kalau bis Bagong jam-nya lebih pasti. Tergantung tempat kalian tinggal juga sih lebih dekat kemana. Rata-rata dikenakan tarif 15 ribu rupiah aja kok. Jika berangkat dari Terminal Arjosari , usahakan pukul ...

A happy costumer of Passpod.id

Berpergian kemanapun, rasanya internet sudah menjadi kebutuhan pokok. Smart phone nggak nyambung sama internet rasanya super mati gaya. Kejadian ini pernah saya alami waktu saya ke Turki, dengan polosnya ga beli simcard atau pinjem modem dari Indonesia. Asli, mati gaya, mana wifi di hotel-hotel yang saya inapi juga seringnya ga bisa diharapkan, lemot. Susah cari free wifi disana. Kepolosan ini tidak akan saya ulang di trip saya ke Vietnam selama lebaran kemarin. Sayangnya, saya polos banget baru pesen modem seminggu sebelum keberangkatan, yang mana pasti semua orang juga bakal pergi liburan. Saya pernah pinjam modem di Wi*f**, dengan gembar-gembor dan iklannya dimana-mana nggak sebanding ama pelayanannya yang super jelek. Kebetulan saya tinggal di Malang, yang mana bakal susah kalo perusaan Wi*f** itu ngotot kalo pengirimannya H-1 sebelum keberangkatan. Hasilnya apa, H-1 jam 3 sore saya baru ditelepon CS nya apa ekspedisi ke Malang yang bisa semalem nyampe. Are they crazy or what? Csn...