Skip to main content

Posts

Bromo, lukisan Tuhan yang nyata

Tadi malam pukul 22.00, saya, ayah saya, nenek saya, dan adik nenek saya beserta suaminya melakukan perjalanan ke Gunung Bromo. Perjalanan ke Gunung Bromo dapat ditempuh melalui 3 jalur, lewat Probolinggo, Pasuruan, dan Nongkojajar. Tadi malam kami memutuskan untuk lewat jalur Nongkojajar karena memang sebenarnya lebih dekat dengan Malang. Namun ternyata jalurnya terlalu curam, dan karena sudah malam dan gelap, kami kurang begitu jelas mengetahui bahwa kiri kanan kami adalah jurang. Akses jalannya kurang memadai dan terlalu sepi, lewat hutan-hutan dan hampir tidak ada orang yang bisa ditanyai ke mana arah menuju Bromo, tapi untungnya kami akhirnya tiba di Bromo dan diantarkan menuju penginapan yang merupakan rumah warga yang disewakan. Memang tidak terlalu bagus, tapi bersih dan nyaman. Kami tiba di penginapan sekitar pukul 1 pagi dan beristirahat 2 jam, untuk kemudian jam 3.15 dijemput oleh supir/guide dengan menggunakan kendaraan Hard Top nya. Disana, mobil pribadi dilarang naik, sel...

Empat alasan wajib mengunjungi Brussels - Belgia

Belgia. Mungkin terdengar asing di telinga kita. Dimana itu? Belgia merupakan suatu negara yang terletak di antara Belanda dan Prancis. Negara yang wilayahnya tidak terlalu luas ini memiliki ibukota bernama Brussels. Mungkin sebagian kita jika mendengar kata Belgia teringat iklan es krim yang memakai coklat Belgia. Ya, Belgia memang terkenal dengan rasa coklatnya yang SUPER ENAK! Tau coklat Godiva? Ya, coklat itu berasal dari sini. Dan aku akan memberitahu alasan kenapa kamu wajib banget berkunjung ke Brussels! :) 1. Brussels/Belgia ini terkenal dengan atomium/museum atomnya 2. Karena kota Brussels merupakan kota yang indah, tenang, not crowded, tapi tetap terasa peninggalan-peninggalan sejarahnya 3. Jangan lupa, disini juga ada ikon kotanya yaitu Mannekin Piss 4. Dan yang tak boleh dilewatkan yaitu Waffle Belgia yang menurutku adalah waffle paling enak yang aku makan seumur hidup!

Amsterdam, sebuah kota tua

Amsterdam. Apa yang ada di pikiranmu selama ini jika mendengar kata Amsterdam? Dipikiranku, Amsterdam merupakan kota yang hebat, modern, dan karena Belanda pernah menjajah Indonesia sebegitu lamanya, pikiranku adalah, Belanda ini adalah negara yang WOW. Dan pikiran itu langsung lenyap setelah kami tiba di Amsterdam. Kota dengan bangunan tua, selama disana aku tidak menjumpai adanya mall besar, yang ada hanya pertokoan-pertokoan yang berjajar, kota dengan banyak kanal, dan penduduknya menggunakan sepeda-sepeda tua, mungkin seperti yg dipakai di Indonesia wkt jaman penjajahan itu, ya sepeda ontel. Kata tour leadernya mereka memakai sepeda tua karena percuma bagus-bagus, nanti paling dicuri orang waktu diparkir. Lhah! Memasuki kota Amsterdam Jadi teringat Indonesia, yang lagi nge-trend dengan sepeda fixie nya :| Namun, di pinggiran kota Amsterdam saya melihat banyak gedung bertingkat yang modelnya aneh-aneh dan wow sekali. Incredible architect! Selama saya di amsterdam sa...

Cologne, I'll be back

Sebelum ke kota Amsterdam kami mampir lagi di kota Cologne, Jerman, untuk makan siang Chinesse Food di Peking Am Dom. Cologne (Koln) merupakan kota keempat terbesar di Jerman, memiliki luas 405,15km2. Kota ini terkenal dengan Cologne Cathedral atau Koln Dom. Di depan Cologne Cathedral Cathedral ini sangat besar dan terlihat sudah mulai menghitam. Mungkin susah ya membersihkan gedung setinggi ini :s Setelah itu kami berbelanja di Hohe Straße , distrik belanja yang tidak jauh dari dom. Dan saat itu juga saya langsung jatuh cinta dengan tempat ini. Selain karena banyak toko-toko dan kedai makanan, disini juga udaranya sangat sejuk, dingin namun tidak sampai "menusuk tulang". Ada pengamen menyanyi di pinggir jalan, banyak burung merpati, wah saya benar-benar menikmati berada di tempat ini, dan saya berjanji pada diri saya sendiri, suatu hari nanti saya akan ke tempat ini lagi! :) Di tempat ini saya menemukan sepatu kanvas seharga 9.9 euro, kurang lebih 120ribu, dan sca...

Rhine Cruise

Hari kedua, kami berkeliling sebentar di sekitar Nuremburg dan mampir ke perkebunan Echinaccea sebelum akhirnya kembali ke Frankfurt. Di komplek pertokoan Di kebun Echinaccea Hari ketiga kami akan melanjutkan perjalanan ke Amsterdam. Sebelumnya kami menikmati Cruise di Rhine River. Rhine River merupakan sungai yang cukup penting dan mengaliri banyak negara di eropa. Sungai ini membentang 766 mil dan berasal dari Swiss, perjalanan melalui Prancis, Jerman, dan Belanda, dan berhilir ke Samudera Atlantik. Rumah khas Bavaria di pinggir Sungai Rhine Menikmati Rhine River Cruise Selain itu di kapal kita juga bisa menikmati berbagai snack dan makanan. Salah satunya es krim ini seharga 5 euro. Mahal sih (-_-) Setelah cruise, kami melanjutkan perjalanan menuju Amsterdam, mampir di kota Cologne, sebuah kota yang pertamanya saya pikir sebuah kota yang biasa saja. :)

Frankfurt, just like most big cities

Dan akhirnya, kami tiba di Frankfurt, sebuah kota industri di Jerman. Frankfurt is just like most big cities. Banyak gedung, namun sepi bisa dibilang lebih sepi dari Malang. Atau mungkin warganya lebih suka berdiam di dalam rumah? Hmm bisa jadi. Karena waktu itu memang cuacanya sedang dingin walaupun judulnya sedang musim panas. Dan kami berkeliling sekitar kota Frankfurt sebelum melanjutkan perjalanan ke kota Nuremburg, kota kecil tempat kami menginap, dimana kami akan menginap di sebuah hotel yang berbentuk sebuah kastil. Wow! Frankfurt International Airport (Disini untuk pakai trolley harus membayar 2euro -_-) Sepinya jalanan kota Frakfurt di Kaiserstraße (salah satu distrik perbelanjaan) Hotel Schloss Lowenstein tempat saya menginap hari pertama Dan disini saya baru merasakan susahnya mendapatkan air mineral biasa. Semuanya soda. Kata orang-orang disini, air kran sudah siap minum, tapi keadaan air sedang tidak bagus. Lhah!